Cinta...
Jika mencintainya maka akan rela berkorban untuknya
Jika mencintainya maka akan mempertahankan cinta hanya untuknya
Jika mencintainya maka akan berbuat sesuatu tuk dia agar dia merasa kalo cinta dia
Jika mencintainya maka akan selalu perhatian pada dirinya
Jika mencintainya maka akan selalu mendengarkan segala keluh kesahnya
Jika mencintainya maka akan selalu dan selalu dan segala hidupku kuserahkan pada dirinya
Tapi...
Egokah ini ?
Jika mencintainya tapi salah melangkah
Jika mencintainya tapi dia merasa semuanya tidak ada yang istimewa
Jika mencintainya tapi dia tak pernah peduli
Egokah ??
Apakah hanya peduli dengan kata hati?
Tapi tak peduli kepada kenyataan yang telah terjadi
Siapa yang patut dipersalahkan ?
Cinta ?
Aku ?
Dia ?
Atau memang hanya orang bodoh yang menutup mata dan telinganya tanpa mau memperdulikan kenyataan di depan mata





















